Wednesday, April 20, 2011

Kill them with kindness.

Pernah dulu, ketika seseorang ditanya tentang penderitaan yang dialaminya. Kesakitan yang diberikan orang lain kepadanya, yaitu dari manusia-manusia yang suka menyakiti.

Dia ditanya dengan soalan ini;

"Bagaimana kau sekarang? Masih mampu bersabarkah?"

Dia lalu senyum. Terpamer ketenangan di wajahnya.

"Dia sering kalah bila menyakitiku. Aku sering menang", katanya dengan wajah puas, masih senyum lagi.

Semua orang terbeliak mata. Menang? Bagaimana boleh menang? Bertalu-talu soalan ditanyakan padanya. Seriuskah? Bukankah dia sering disakiti tapi tak melawan? Bukankah dia sering membisu?

Lalu dia menjawab;

"Aku menang kerana diam."

Ada yang ketawa. Ya, tak ada yang diam. Semuanya ketawa terbahak-bahak.

Semua. Tak ada yang tinggal. Termasuk aku.

Barangkali pada saat itu hati aku yang belum matang itu sedang berbicara seperti ini, "bodoh gila bila disakiti tapi diam lalu kata menang. haha. mungkin dia sedang melawak."

Aku terus tertawa. Berkali-kali senyum sambil menggeleng kepala.

***

Sekarang, di waktu usia yang hampir mencecah ke-23 tahun ini, buat pertama kali aku membenarkan kata-katanya. Yang pada saat beliau mengatakan dirinya menang tatkala disakiti namun hanya diam, lalu ditertawa. Dan sekarang, aku ingin katakan;

"Kau benar. Kau telah lama menang!"

Tapi, aku tahu aku tak mampu untuk suarakannya. Cuma mampu tersenyum saja. Betapa kau adalah manusia yang hebat. Dan mengesankan aku setelah bertahun-tahun lamanya.

:)

One way to kill someone is by kindness.

Yes, just kill them with kindness.

Ps: aku pernah terfikir, jika adanya sesuatu benda yang orang lain tak mampu lakukan sebaliknya hanya segelintir saja yang bisa melakukannya, maka dia adalah orang yang hebat dan istimewa. salah satunya seperti dalam entri ini. berapa ramai yang mampu berkelakuan seperti ini? :)

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

2 Berbicara:

Zaiem Al-Hilmee said...

"Jadilah kamu spt pohon. Mereka membalingmu dengan batu, namun kamu memberi dan membalas mereka dengan jatuhnya buah".

*khairany* said...

mcm cte rasulullah dgn seorg wanita tua yg slalu baling najis kpd baginda..